INILAH PROPOSAL UNTUK MANFAAT DANA PUAP DI KABUPATEN PASURUAN

PKSPASURUAN.org

PENDAHULUAN:

Program ini adalah sebagai tidak lanjut email terbuka ‘sharing gagasan menuju ikhtiar swasembada beras 2017’ yang pernah dikirim kepada Bapak Amran Sulaiman, Mentan , pada akhir Pebruari lalu, namun sampai sekarang belum ada respon. Pemanfaatan lahan kosong yang menjadi inti dari gagasan tersebut haruslah ‘dibuktikan’ dengan uji coba pada daerah tertentu untuk dijadikan studi menyangkut kelemahan, kelebihan, persoalan dan tantangan gagasan tersebut. ‘Pembuktian’ ini haruslah disingkronkan dengan progam yang ada, salah satunya adalah PUAP.

Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) yang telah digulirkan sejak 2008 adalah program yang cukup bertahan di pedesaan. Hal ini bisa kita lihat dari masih bergulirnya dana tersebut di tengah-tengah masyarakat desa. Walaupun secara jujur masih kurang produktif.

Untuk itu, perlu ‘gebrakan’ baru agar ada sinkronisasi target peningkatan produksi beras dengan PUAP. Secara garis besar sinkronisasi tersebut adalah memanfaatkan sebagian kecil dana PUAP untuk membantu pemerintah meningkatkan produksi beras untuk tujuan swasembada beras di tahun 2017. Kalau singkronisasi program kerja ini dilakukan oleh pemkab/kota didukung BPP dan Gapoktan maka bisa kita lihat hasilnya (dengan catatan juknisnya mengacu pada tulisan yang pernah saya buat ‘ sharing gagasan ikhtiar menuju swasembada beras’).

LOKASI PILOT PROJECT

7-10 gapoktan/Desa di kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan

WAKTU PELAKSANAAN

Pelaksanaan program pilot project ini adalah masa tanam kedua sekitar bulan Mei 2015. Sedangkan proses persiapan akan dilakukan mulai bulan April termasuk pencarian lahan, penyusunan plan business, dan persiapan tehnisnya

 

PENGELOLA DAN PENANGGUNG JAWAB

Karena program ini adalah sebuah pilot project maka semua ‘kekuatan’ yang dibutuhkan agar tujuan dari program ini bisa tercapai dan bermanfaat. Untuk itu pengelolaan dan penanggungjawab program berprinsip pada profesionalisme dan kesungguhan.

Pengelola dan Penanggungjawab adalah:

Penyuluh Pertanian, 4 anggota petani anggota gapoktan dengan speksifikasi (ahli bibit, ahli pupuk, ahli hama, ahli panen), pihak pengawas dalam hal ini Lembaga Pemberdayaan Petani dan Pemasaran Desa (LP2D)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *